Menu

Mode Gelap
Panitia MTQ Maros Disorot, Bungkam Soal Penggunaan Anggaran Maros Kembali Jadi Tuan Rumah MTQ Sulsel Setelah 30 Tahun, Ribuan Kafilah Ramaikan Ajang Syiar Al-Qur’an LBH Salewangang Soroti Penutupan Akses Pesantren Darul Istiqamah Maros, Negara Diminta Hadir Menjelang Putusan Kasus Korupsi Mantan Ketua DPRD Kuansing, Penasehat Hukum : Fakta Persidangan Dinilai Tidak Membuktikan Unsur Pidana. Embani Amanah Organisasi, Tallasaa Ditunjuk Pimpin Sementara PERJOSI Maros Dukungan dan Doa Mengalir, Direktur PT Kayu Bangkoa Berkah Ajak Warga Maros dan Indonesia Dukung Ustadz Mulki di AKSI 2026

Daerah

Di Masa Kepemimpinan Suhardiman Amby Sungai Kuantan Zero PETI, Terhindar dari Banjir Besar Sumatera

badge-check


					Di Masa Kepemimpinan Suhardiman Amby Sungai Kuantan Zero PETI, Terhindar dari Banjir Besar Sumatera Perbesar

KUANSING|TMX — Kepemimpinan Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby pantas menuai pujian.

Di tengah ancaman bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat akibat siklon tropis Senyar, Kabupaten Kuansing justru berhasil menjaga stabilitas lingkungan, terutama di sepanjang aliran Sungai Kuantan yang kini dinyatakan bebas dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Pada Minggu (7/12/2025), Bupati Suhardiman mengungkapkan bahwa nihilnya aktivitas PETI membawa dampak nyata.

Meski debit Sungai Kuantan sempat meningkat, namun tidak sampai meluap atau menyebabkan banjir besar seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

“Ini bukti bahwa Sungai Kuantan mulai membaik. Saat ini sudah zero PETI. Kita harus jaga bersama dan terus mendukung aparat hukum agar ini terus terjaga,” ungkap Suhardiman dengan penuh semangat.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Kapolres Kuansing, dan jajaran penegak hukum yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberantas PETI hingga ke akarnya.

Bupati Suhardiman menilai kondisi ini sebagai tonggak penting dalam menjaga daya tampung Sungai Kuantan, yang selama ini menjadi ancaman saat musim hujan tiba.

Berbeda dengan kondisi sebelumnya, saat banjir datang secara tiba-tiba dan menghantam permukiman, kini masyarakat memiliki ruang bernapas lebih luas menghadapi musim hujan.

Meski demikian, Suhardiman tetap mengimbau masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuantan agar tetap waspada. Intensitas hujan yang masih tinggi hingga awal tahun 2026 tetap menyisakan potensi banjir.

Namun, dengan kondisi Sungai Kuantan yang kini bebas PETI, ia berharap dampaknya tidak akan seburuk tahun-tahun sebelumnya.

“Ini momentum penting bagi kita semua. Mari jaga Sungai Kuantan sebagai warisan lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nakhodai IKKS Riau, Hendrizal Berkomitmen Perkuat Soliditas Warga Kuansing di Perantauan

7 Februari 2026 - 17:11 WIB

Polsek Rengat Barat Grebek Rumah di Kelurahan Pematang Reba, 1 Tersangka Berhasil Diringkus

6 Februari 2026 - 13:13 WIB

Senada Dengan Ketua DPH, Ketua Tameng Adat LAMR Rengat Ikut Dukung Polri di Bawah Presiden

6 Februari 2026 - 13:02 WIB

Gerakan ASRI, Jajaran Polres Inhu Gelar Gotong Royong Bersama

6 Februari 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Inhu Laksanakan Pengecekan Pengerjaan Jembatan Merah Putih Presisi, Ucapan Terima Kasih Mengalir ke Polri

6 Februari 2026 - 12:39 WIB

Trending di Daerah