Menu

Mode Gelap
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Moncongloe Kembali Terungkap, PERJOSI Desak Kapolda Sulsel Turun Tangan Bangun Ekosistem Pertanian Terpadu, Bupati Kuansing Minta Dinas Teknis Hilangkan Ego Sektoral Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Lahan Padi Gogo di Desa Petai Baru Polsek Cerenti Pimpin Penanaman Jagung Pipil di Desa Sikakak, Dukung Ketahanan Pangan dan Asta Cita Presiden Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Program Pekarangan Bergizi di Desa Pulau Padang Besok Ditanam, Kanit Reskrim Polsek Cerenti Pimpin Pengecekan Lahan Jagung di Desa Sikakak

Nasional

Limbah Pabrik PT PCS Diduga Cemari Sungai Arang, Warga Logas Hilir Juga Resah Dengan Kepulan Asap Hitam

badge-check


					Limbah Pabrik PT PCS Diduga Cemari Sungai Arang, Warga Logas Hilir Juga Resah Dengan Kepulan Asap Hitam Perbesar

KUANSING|TMX —Warga Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi dibuat resah oleh dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT PCS.

Berdasarkan video yang diperoleh media dari sumber terpercaya, limbah cair berwarna hitam pekat tampak mengalir langsung dari saluran tanah menuju Sungai Arang.

Dimana sungai itu masih digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memberi minum ternak dan kebutuhan mandi serta mencuci di saat kemarau.

“Kami khawatir air sungai tak lagi aman. Bau limbah juga cukup menyengat, bikin tidak nyaman,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (3/12/2025).

Informasi dari sumber menyebutkan, PKS PT PCS hanya memiliki 8 unit pengolahan yang aktif, namun diduga beroperasi dengan kapasitas mencapai 45 ton per jam.

Kapasitas ini memunculkan kekhawatiran soal kemampuan kolam atau pengelolaan limbah yang tidak sesuai AMDAL.

Tak hanya soal limbah cair, warga juga mengeluhkan asap pekat yang keluar dari cerobong pabrik.

Berbeda dari PKS lain di Kuansing yang umumnya mengeluarkan asap putih, cerobong milik PT PCS diduga menghembuskan asap hitam dalam skala besar, berpotensi mencemari udara di sekitarnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, lokasi PKS sangat dekat dengan permukiman warga dan fasilitas publik, termasuk SDN 004 Singingi, yang hanya berjarak ratusan meter dari pabrik.

“Kami minta pemerintah turun tangan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga kesehatan anak-anak kami,” tegas seorang orang tua murid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT PCS maupun instansi terkait di Pemkab Kuansing.

Warga berharap agar dinas lingkungan hidup segera melakukan investigasi dan tindakan tegas jika terbukti terjadi pencemaran.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Perjosi Soroti Kinerja Kasi Humas Polres Maros

3 Mei 2026 - 23:34 WIB

Kembali Digelar, Wakaf Booster Jilid 2 Hidupkan Semangat Wakaf di Maros

25 April 2026 - 03:07 WIB

Panitia MTQ Maros Disorot, Bungkam Soal Penggunaan Anggaran

15 April 2026 - 08:07 WIB

Maros Kembali Jadi Tuan Rumah MTQ Sulsel Setelah 30 Tahun, Ribuan Kafilah Ramaikan Ajang Syiar Al-Qur’an

13 April 2026 - 09:54 WIB

LBH Salewangang Soroti Penutupan Akses Pesantren Darul Istiqamah Maros, Negara Diminta Hadir

4 April 2026 - 04:25 WIB

Trending di Nasional